Tampilkan postingan dengan label Berita Lokal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Lokal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Mei 2011

Ada Razia PSK, Kakek Telanjang Lari Terbirit-birit

Ada Razia PSK, Kakek Telanjang Lari Terbirit-birit

Seorang kakek lari terbirit-birit tanpa busana, saat melihat ada petugas melakukan razia pekat di sepanjang rel kereta api. Peristiwa terjadi di Mangunharjo, Mayangan, Kota Probolinggo.


Di tempat itu, transaksi seks sering terjadi . Dalam razia penyakit masyarakat oleh petugas Satpol PP Kota Probolinggo, Kamis (19/5/2011) dini hari, petugas memergoki seorang kakek tengah bermesraan bersama seorang PSK paruh baya.

Dalam suasana gelap itu, si kakek tak menyadari ada petugas yang mendekatinya. Sekitar 20 meter dari tempat mereka bermesraan, petugas menyorotinya dengan lampu senter besar yang cahayanya amat terang.

Si kakek pun terkaget. Tanpa berpikir panjang, dia langsung melarikan diri telanjang bulat sekencang-kencangnya ke areal persawahan jagung. Dia pun tak memedulikan si wanita yang menjadi teman kencannya. Si wanita juga tak kalah sigap. Usai ditinggal si kakek, ia lari dengan telanjang bulat pula. Keduanya lolos dari tangkapan petugas yang bermaksud membawa mereka untuk diberi pembinaan.

Dari operasi di lokalisasi rel KA tersebut, petugas menjaring empat wanita, dua di antaranya diketahui sebagai PSK yang menjadi langganan razia. Sisanya mengaku bukan PSK dan hanya kebetulan beristirahat di tempat itu seusai pulang kerja.

"Saya cuma apes, kebetulan lewat, tapi dikira PSK," ujar seorang wanita berusia 50 tahun asal Banyuanya, Kabupaten Probolinggo.

Selanjutnya, perburuan PSK dilanjutkan ke kawasan kamar kos di Jalan Cempaka dan Jalan Flamboyan, Kelurahan Pilang. Di Jalan Flamboyan, petugas membawa dua wanita. Seorang pria sempat merayu petugas agar keduanya tak diangkut ke kantor dan sebagai gantinya dia siap dibawa ke kantor. Namun, permintaan itu tak digubris. Kedua wanita dan si pria itu juga diangkut ke dalam truk.

Selain itu, di kawasan kamar kos yang terletak di belakang pabrik tekstil Eratex, petugas menjaring sepasang muda-mudi yang kebetulan tidur satu kamar. Mereka tetap diangkut meski beralasan sudah nikah siri.

Warga yang keluar rumah menyaksikan razia itu merasa lega setelah petugas melakukan razia. Pasalnya, warga setempat sering memergoki penghuni kos wanita dengan pakaian minim dan seronok di sana. "Tanpa malu mereka bermesraan di depan warga. Biasanya mereka datang dengan pasangannya rame-rame. Kami minta kos-kosan itu ditutup saja," kata Hamdi, warga setempat.

Sejumlah orang di tempat itu meminta Satpol PP tidak melakukan diskriminasi dengan hanya merazia sebagian kamar kos. "Jangan di sini saja. Kalau perlu, kos-kosan milik polisi di Triwung itu juga didatangi," ujar seorang warga.







Sumber
Read More >>

Jumat, 20 Mei 2011

Video Anak SMP Bone Berhubungan Intim Beredar







Sejak satu pekan terakhir, warga Kabupaten Bone dihebohkan beredarnya video pelajar salah satu SMP di Bone yang dipaksa berhubungan badan. Video berdurasi 11 menit 11 detik tersebut beredar secara berantai di kalangan pengguna telepon selular di daerah itu.

Dalam tayangan video yang direkam secara sembunyi-sembunyi, seorang pelajar yang masih mengenakan seragam pramuka tengah berhubungan badan dengan seorang pria. Pelajar berambut panjang dan berkulit putih terlihat menangis dan meminta untuk pulang. Sedangkan si lelaki sempat mengancam dengan mengepalkan tinju kepada perempuan itu.

Video tersebut merekam adegan yang dilakukan di sebuah kamar rumah di Kecamatan Laparianja (Lapri). Saat ini kasus tersebut telah ditangani Polsek Lapri.

Dikonfirmasi mengenai peredaran video yang diduga dibuat di wilayahnya, Kapolsek Lapri, AKP Wigino membenarkan jika dua orang yang terekam video merupakan warga Laparianja. Perempuan yang terekam tengah berhubungan badan, merupakan pelajar kelas IX salah satu SMP di Lapri.

Sedangkan lelaki dalam video itu, Awr alias Cua (20), merupakan warga Dusun Arokkke, Desa Liliriattang, Lapri. Rekaman tersebut diabadikan seorang rekan Awr bernama Hafid (27) secara diam-diam pada April 2011.

Menurut polisi, setelah video beredar, orangtua pelajar putri yang belakangan diketahui aktif sebagai salah satu model remaja sempat melaporkan kejadian yang dialami anaknya. Saat ini ketiga pelaku yang terlibat dalam rekaman panas tersebut dinyatakan sebagai daftar pencarian orang oleh polisi alias buron.

"Mereka kabur ke Kalimantan, tanpa sepengetahuan orangtua perempuan. Sedangkan si perekam video juga hilang tanpa jejak," kata Wigino.

Ditambahkannya, saat pertama kali melapor di kantor polisi, pelajar putri tersebut mengaku berpacaran dengan pelaku lainnya. Di lain pihak, Wakasek SMP tempat pelajar bersekolah, Muharram MPd, mengatakan, sekolah sudah menyerahkan kasus pada polisi.

"Sejak ikut UN, dia juga sudah tidak muncul lagi. Dengar kabar sudah tidak ada di Bone," katanya. (*)




Sumber
Read More >>

Rumah Ibunda SBY Kemalingan








Rumah orangtua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berada di Jl Bali 30 RT 01/RW 05, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, disatroni pencuri.

Kendati pelaku tak sempat menyelinap masuk ke rumah SBY, namun berhasil menyikat empat ban mobil milik penjaganya, yang tak lain anggota Polres Blitar, Doni Irawan (26).

Mobil Sedan Soluna nopol N 787 PF ini ketika ditemukan sudah tanpa ban dan diganjal dengan batu batako. Kasus pencurian ini dilaporkan ke Polres Blitar Kota, Rabu (18/5/2011) siang. Namun, informasinya pencurian terjadi Selasa (17/5/2011) dini hari sewaktu ditinggal pemiliknya tidur.

Hasil olah TKP polisi, diduga pelaku masuk ke pelataran rumah yang lama ditempati ibunda SBY, Hj Habibah ini, dengan cara melompat pagar besi setinggi 1,5 meter. Sebab, tak ada kerusakan pada pagarnya, termasuk gembok pagar tetap terkunci seperti semula.
Rumah itu sudah lama kosong sejak ditinggal Hj Habibah pindah ke rumah SBY di Jakarta. Sejak ditinggal pemiliknya boyong ke Jakarta, rumah hanya dijaga Doni dan istrinya, Shinta (25). Konon Shinta masih saudara dekat SBY, sehingga mereka diminta menjaga rumah itu. Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Purdiyanto mengatakan, pencurian tak ada kaitannya dengan rumah pejabat.

“Itu hanya pencurian ban mobil. Tolong, jangan dikaitkan dengan rumah siapa pun karena memang yang hilang hanya ban,” ujarnya singkat



Sumber
Read More >>

Rabu, 18 Mei 2011

Ciuman Bibir di Pantai Jodoh Bikin Resah








Meski lampu penerang sudah terpasang di kawasan Siring Pantai Jodoh, di Jalan Sudirman, Banjarmasin, lokasi tersebut tetap saja menjadi kencan terbuka bagi pasangan muda mudi yang lagi memadu kasih.

Mereka merasa dunia milik kita berdua tanpa memperdulikan orang di sekitarnya yang lalu lalang. Pantuan BPost Online, Kamis (5/5/2011) malam, dengan duduk di atas sofa kendaraan dua insan berlainan jenis memadu kasih. Di tempat lain juga terlihat sepasang kekasih sedang asik duduk di bangku taman juga sambil bermesraan, sesekali mereka melakukan ciuman bibir.

Pemandangan lain, seorang lelaki tua tanpa memperdulikan bahaya nekat meniti tebing siring yang menjorok ke sungai Martapura hanya untuk mengintip pasangan yang sedang asyik bermesraan dari lubang kecil pagar pengaman siring.

Inilah pemandangan Kamis malam di Siring Pantai Jodoh, yang bisa disaksikan dengan mata telanjang. Mereka para muda mudi yang dimabuk cinta tidak memperdulikan lagi dimana mereka berada, dimana ada tempat dan kesempatan disitu mereka kencan. Ini perlu menjadi perlu menjadi perhatian pihak terkait di Pemko Banjarmasin.

Sumber
Read More >>

Hi Seram! Ular Berbisa Ikut Nginap di Rumah Sakit





Sejumlah pasien RSUD Ulin, Banjarmasin, terutama yang menjalani rawat inap merasa was-was. Ada ular berbisa ikut menginap di rumah sakit ini.

Pasien yang seharusnya bisa beristirahat dengan tenang sambil menjalani proses pengobatan, justru menjadi takut, karena di sekitar kamar mereka terdapat ular-ular berbisa, terutama yang menginap di ruang Dahlia bagian paru.

Sari, salah seorang keluarga pasien yang sedang menjaga orangtuanya menjalani perawatan di ruang paru RSUD Ulin Banjarmasin mengaku menyaksikan sendiri ada ular yang ditangkap warga.

"Kabarnya masih ada puluhan ular yang bersarang di sekitar rumah sakit terbesar di Kalsel ini terutama dekat kamar yang letaknya bagian belakang," tutur Sari.

Read More >>

Goyang Erotis di Peringatan Hari Kebangkitan Nasional




Seorang wanita muda dengan busana yang sedikit menggoda bergoyang erotis di hadapan para pengungunjung pameran peringatan Hari Kebangkitan Nasional dan Divisi VI Pertahanan Kalsel, Selasa (18/5/2011) malam.

Sambil diiringi alunan musik dangdut berkolaborasi dengan musik panting (musik tradisional dari suku Banjar), sesekali wanita itu dengan genit mengajak bicara penonton yang ada di dekatnya sambil melepas baju bagian luar.

Itulah sedikit pemandangan yang mencuri perhatian pengunjung di sekitar lokasi kegiatan di Jalan Simpang Anem Belitung. Padahal selain pertunjukan, ada stand-stand pameran yang memajang benda-benda bersejarah dan gambar pejuang.

Hiburan yang menampilkan puluhan penyanyi dangdut lokal itu diyakini sejumlah panitia penyelenggara sebagai kesenian Bagandut.

Padahal menurut salah seorang panitia yang tidak mau disebutkan namanya, Bagandut merupakan seni tradisional khas Kalsel yang digelar di setiap kegiatan seperti pasar malam.

Para penarinya pun, jelas dia, memiliki ciri khas dalam setiap penampilannya seperti mengenakan selendang, berpakaian yang sopan dan cantik untuk menarik perhatian pengunjung.

"Sementara bagandut yang ditampilkan itu jauh berbeda dengan tradisi aslinya," urai dia.


sumber
_______
Read More >>

Karyawati Tewas Setelah Onani dengan Belut



Percakapan itu membahas sesuatu yang sulit dipercaya. Ya, Nita dan Sofi, dua karyawati sebuah perusahaan di daerah Mukakuning, Rabu malam tengah asyik membicarakan isu yang tengah menghangat di Mukakuning. Isu itu menyebutkan, ada seorang gadis yang tewas setelah melakukan masturbasi dengan belut. POSMETRO, Rabu malam itu ada di dekat Nita dan Sofi di sebuah tempat kos di Bengkong.


Berawal dari informasi “kabur” dari Nita dan Sofi itulah, seharian kemarin POSMETRO berburu informasi soal tewasnya gadis oleh belut yang dipakai onani. “Iya, sekarang di pete udah heboh, semua ceritanya itu aja,” ini penjelasan Luky, salah seorang pekerja yang bekerja di kawasan Batamcenter, ketika ditanya soal kebenaran isu cewek tewas beronani belut. Luky mengaku mendengar kabar itu dari salah seorang temannya yang bekerja di kawasan Mukakuning.

Dari Mukakuning, isu tersebut semakin kuat terdengar. Di Dormitori Blok R26 dan R30, blok paling ujung yang menjadi tempat hunian karyawan Mukakuning, POSMETRO bertanya pada seorang wanita yang kebetulan lewat. “Iya, saya dengar kabarnya kayak gitu, tapi bukan di blok sini,” ungkapnya wanita berjilbab tersebut sesaat setelah mengisi buku absen keluar-masuk blok.

Informasi dari wanita berjilbab tersebut, dikuatkan oleh Komaruddin, salah seorang sekuriti di blok tersebut. “Iya, kabarnya seperti itu, saya baru dengar semalam,” ungkapnya. “Betul ya? Masak saya gak dengar, gila betul cewek itu kalau memang seprti itu,” Laode, rekan kerja Komaruddin ikut nimbrung pembicaraan.

Dari Blok R, POSMETRO mencoba kembali mencari kebenaran peristiwa tersebut ke Blok Q. Di sini, POSMETRO mendapatkan informasi yang mengejutkan. “Saya dengar-dengar gitu sih, sekitar dua minggu lalu, katanya ia habis nonton film porno habis itu gak tahan dan beli belut, kemudian belutnya masuk dalam kemaluannya. Katanya anak PT TEAX. Tapi saya gak tahu pasti juga orangnya,” ungkap pria yang mengaku bernama Yadi. Dari informasi Yadi inilah diketahui almarhumah semasa hidup tinggal di Blok Q.
Mendengar informasi tersebut Irwan, sekuriti Blok Q yang bertugas pagi itu pun kaget. “Mungkin dirahasiakan, masak kami gak tahu. Kadang gitu anak dom (dormitori) ini apabila mereka butuh baru lapor kami kalau gak mereka cuek-cuek aja,” Irwan menduga.


Begitu juga dengan Alfonso, salah seorang sekuriti membenarkan kabar tersebut. “Saya dengarnya juga baru semalam, katanya belutnya masuk dalam kemaluannya dan wajahnya katanya membiru,” ungkapnya.
Namun, tak semua orang tahu isu tewasnya seorang karyawati Mukakuning karena belut yang dipakainya bermartubasi. Ridwan, staf administrasi sekuriti Batamindo mengaku tidak mengetahui adanya informasi tersebut. “Gak tahu. Meninggal karena belut mungkin isu aja, dari mulut ke mulut,” katanya pendek.
Namun, kata Ridwan, pada pertengahan bulan November silam pihaknya memang mendengar adanya kabar bahwa salah seorang penghuni dormitori meninggal dunia dan ternyata kabar itu tidak benar. “Setelah kami cek ternyata gak ada yang meninggal,” ungkapnya.

Sumber POSMETRO yang lain menegaskan, sebelum tewas, gadis malang yang kabarnya bermartubasi dengan belut itu sempat dilarikan ke salah satu klinik di kawasan Mukakuning. Karena parah, korban sempat dirujuk ke RS Otoritra Batam. Namun, dari dua tempat kesehatan tersebut, POSMETRO tak mendapatkan informasi apa-apa yang memperkuat adanya isu gadis tewas karena belut masuk kemaluan mereka.

sumber
Read More >>

Mobil 'Goyang' Ini Nyaris Seruduk Polisi

Mobil 'Goyang' Ini Nyaris Seruduk Polisi

Nasib Brigadir Didit Kuito masih bujur. Anggota polisi yang bertugas di Polsek Gambut ini nyaris celaka diseruduk Toyota Avanza.

Gara-gara ketika dia memergoki pasangan bukan muhrim itu berbuat intim di dalam mobil mereka, di Jalan Gubernur Sarkawi, bundaran pal 17 gambut, Selasa (16/5/2011) siang.

Walau mobil tersebut kabur setelah melihat petugas, namun seorang satpam yang ikut mendatanggi pasangan ini sempat mencatat nomor polisi mobil warna silver itu.

"Pada saat kami menerima informasi, tentang adanya mobil goyang di tepi jalan, saya dan satpam mendatangi. Saya yang muncul dari belakang mobil, tiba-tiba mobil mundur dan kabur. Mobil itu bernopol KH 1806 AM," ujar Didik sambil memperlihatkan kaki kanannya yang lecet.

Didit sempat melihat si perempuan dalam keadaan terbuka bajunya. "Saya yakin mereka bermesraan di dalam mobil,"tambahnya.




Sumber
Read More >>

Mayat Wanita Berbaju Putih tanpa Bra Terapung di Sungai

Mayat Wanita Berbaju Putih tanpa Bra Terapung di Sungai

Warga Desa Sidomukti, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara (Lampura), Minggu (15/5/2011), dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat wanita tanpa identitas, yang mengapung di Sungai Way Terusan. Mayat ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB.

Ciri-ciri mayat yang diperkirakan berusia 25 tahun itu antara lain memiliki tinggi sekitar 160 cm, tubuh agak gemuk, rambut pendek sebahu, memakai baju putih tanpa bra, celana dalam dobel, dan memakai celana pendek warna merah. Saat ditemukan, mayat tersangkut di akar pepohonan Way Terusan, Desa Sidomukti, Kecamatan Abung Timur, Lampura.

Belum diketahui pasti penyebab kematiannya. Kapolsek Abung Timur Iptu Sarifudin mengatakan, pihaknya belum mengetahui identitas mayat tersebut.

Dia juga menjelaskan, saat ditemukan mayat sulit dikenali karena pada sebagian wajahnya hancur, sudah berbelatung, dan mengeluarkan bau busuk. "Kita akan lakukan autopsi untuk melakukan pemeriksaan," jelasnya, Selasa (17/5/2011).

Menurut Zaini, kasus penemuan mayat tersebut sudah ditangani pihak Polres Lampura.

Sementara, Kasatreskrim Polres Lampura AKP Hermansyah belum mengetahui apakah mayat tersebut korban kekerasan.(*)





Sumber
Read More >>

Bertamu Sampai Dinihari, Mahasiswa Mesum Diamankan





Perilaku bertamu yang kurang terpuji memancing emosi warga. IH (18) dan NA (19) harus berurusan dengan polisi karena berduaan hingga dinihari.

Pasangan muda mudi diamankan warga dari sebuah rumah kos-kosan puteri di Jalan A Yani Km 4,5 Gang Rahmat RT 42, Banjarmasin, Selasa (17/5/2011) dini hari. Pasangan kekasih yang mengaku sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri itu kemudian dibawa warga dan langsung diserahkan kepada Polresta Banjarmasin Timur.

Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Andi Koko SIK membenarkan telah mengamankan pasangan kekasih yang diduga telah berbuat mesum tersebut.

Malam itu juga pihak Polsek langsung menghubungi orangtua keduanya. Kemudian setelah diberikan pengarahan mereka langsung disuruh pulang.




Sumber
Read More >>

Selasa, 17 Mei 2011

Habis Lulus Kok Beli Kondom?








Menjelang pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK/MA, pembelian kondom di beberapa apotek di Kota Malang, meningkat. Mayoritas pembelinya adalah anak-anak muda.

Menurut seorang pemilik Apotek di Kota Malang, yang enggan disebutkan namanya, sejak sehari sebelum pengumuman kelulusan, sudah banyak anak muda yang membeli kondom di apoteknya. "Kebiasaan ini terjadi hampir setiap menjelang kelulusan," katanya, Senin (16/5/2011).

Ia mengaku tidak tahu pasti untuk apa anak-anak muda itu membeli kondom. "Namun, kalau anak muda sudah beli kondom, ya mau dipakai apa lagi," kata pemilik Apotek di wilayah Jl Pasar Besar Kota Malang ini.

Seorang karyawan Apotek lain di wilayah Supriadi, Sukun, Kota Malang, juga mengakui ada peningkatan penjualan kondom. "Memang banyak yang beli. Terutama pada Hari Minggu kemarin," ujar penjaga apotek itu. Ia juga tidak mau berspekulasi untuk apa anak-anak usia remaja itu membeli kondom.

Sementara itu, menurut pengakuan salah satu siswa di sebuah SMKN di Kota Malang, Recky, beberapa siswa memang merayakan kelulusan dengan berhubungan intim dengan pacarnya.

"Yang saya tahu, memang ada beberapa siswa yang melampiaskan kegembiraannya karena lulus dengan cara itu," katanya, usai mengikuti konvoi di depan Stasiun Kota Baru, Kota Malang.

Menurutnya, lokasi favorit untuk merayakan kelulusan adalah di Kota Batu, karena di kota wisata tersebut banyak vila. "Tapi biasanya mereka melakukan dengan pacarnya sendiri," katanya.




Sumber
Read More >>

Lamaran Ditolak Nafsu Bertindak








MENJADI duda usia muda lebih tersiksa daripada perjaka tua. Maka tak mengherankan Gop, 26, jadi mata gelap saat lamarannya pada gadis Ari, 18, ditolak orangtuanya. Yang terjadi kemudian, gadis imut-imut itu dibawa lari, dan selama dalam pengembaraan disetubuhinya sebanyak 7 kali.

Percaya boleh, tidak ya kebangetan; menjadi perjaka tua itu lebih ringan daripada menjadi duda dalam usia muda. Logika dan analoginya adalah, orang yang belum pernah merokok, seumur hidup tak ketemu tembakau tak jadi masalah. Tapi orang yang pernah merasakan nikmat dan citarasanya tembakau, seminggu saja stop merokok, pastilah pusing tujuh keliling,

Ini pula yang terjadi atas diri Gop, warga Yosowilangun Kabupaten Lumajang (Jatim). Saat dia masih didampingi istri, sama sekali dia tak pernah merasa kedinginan di malam hari. Mana kala butuh yang anget-anget, tinggal main colek, dan semuanya segera terhidang. Istri akan melayaninya dengan sempurna, dan selanjutnya Gop bisa tidur pulas hingga fajar menyingsing di ufuk timur.

Tapi mungkin karena belum jodoh, baru 2 tahun menjalani kehidupan perkawinan, tiba-tiba istri minta cerai. Tak jelas bagaimana prosesnya di Pengadilan Agama. Yang pasti, di malam hari sekarang Gop hidup sendiri dalam sepi, seperti lagu lamanya Kus Plus. “Matahari kan bersinar sayang, mendung kan tertiup angin,
burung-burung kan bernyanyi sayang, menghibur hati yang sedih……”

Gop sangat merasakan, burung-burungnya Kusplus terus bisa bernyanyi, tapi “burung” pribadi miliknya? Sudah berbulan-bulan dibiarkan tak pernah berkicau, meski di kanan kiri selalu tersedia juwawut, belalang dan kroto. Gara-gara rasa sepi yang mendalam itulah, hampir di setiap malam Gopar hanya bengong macam sapi ompong. Ingin sebenarnya dia segera membangun koalisi, tapi siapa kiranya yang sudi?

Sebetulnya Gop juga sudah berusaha mencari istri pengganti, tapi belum ada yang cocok. Rata-rata cewek di sekitarnya matrialistis semuanya, yang bermotto: witing tresna merga atusan lima. Gop yang pegawai kecil dengan gaji dua koma (tanggal dua sudah pingsan), tentu saja tak bisa mengimbangi. Akibatnya tentu saja, malam menjadi semakin dingin macam lagunya Hety Koes Endang.

Untunglah dia segera ketemu cewek imut-imut bernama Ari, yang siap diajak melarat (baca: hidup menderita) bersamanya. Karena si dia sudah siap diajak membangun koalisi, Gop segera melamar ke orangtuanya dalam rangka eksekusi. Tapi sayang seribu sayang, ternyata bapak ibu Ari tak mengijinkan putrinya dipersunting duda miskin macam Gop.

Gop sangat tersinggung atas penolakan itu. Lantaran sudah kadung ngebet pada Ari, gadis imut-imut tersebut segera dibawa lari. Selama dalam pengembaraan di luar kota, sang kekasih diperlakukan bak istri resmi, disetubuhi kapan saja suka. Ketika Gop sudah kenyang lantaran burung perkututnya berhasil manggung terus, baru gadis itu diajak kembali ke rumahnya . Tapi baru beberapa jam tiba, tahu-tahu polisi datang menyergapnya. Gop digelandang ke polsek dengan tuduhan melarikan gadis orang. Dalam pemeriksaan dia mengakui bahwa telah menyetubuhi Ari sebanyak 7 kali, tidak lebih.

Ngaku hanya sekali ya bisa saja, wong tanpa spedometer






Sumber
Read More >>

Kakak Ipar Bak Ayam







KAKAK IPAR BAK AYAM – Mul, 34, (bukan nama sebenarnya) betul-betul seperti ayam saja. Sudah punya istri sendiri, adik ipar masih “dipendel” juga. Tragisnya, Rin, 26, (bukan nama sebenarnya) sudah punya suami, masih main “klabruk” saja. Kehabisan akal, Rin dan suaminya Yono, 28, (bukan nama sebenarnya) memilih bunuh diri bersama. Gara-gara ulahya, kini Mul jadi urusan polisi.

Kadang adik ipar memang lebih menggairahkan dari istri sendiri. Soalnya barang baru. Maka bagi lelaki yang tipis iman dan memanjakan “si imin”, punya adik ipar mulus sering dijadikan kesempatan untuk mengumbar nafsunya. Yang mau sama mau, tetap menjadi rahasia berdua saja. Tapi yang maunya hanya sepihak, ini sering jadi rame. Tapi kata orang petualang asmara, ipe itu memang kepanjangan kata: iki ya penak!

Rupanya Mul lelaki warga Campurdarat, Kabupaten Tulungagung (Jatim) ini termasuk primus (pria muka selangkangan) juga. Punya istri lumayan cantik, tak juga puas. Melihat Rin adik iparnya lebih mulus, matanya jelalatan terus macam burung kulik. Di kala istrinya lengah, dia suka merayu-rayu si adik ipar untuk berbuat mesum. Akhirnya, beberapa hari menjeang Rin jadi pengantin dengan Yono, dia pulalah yang menyerobot kegadisannya.

Untungnya Yono cintanya sedalam Lautan Teduh. Meski kini statusnya tinggal “generasi penerus”, dia tetap menerima Rin sebagai istri secara total. Buktinya, setahun kemudian dia berhasil memberikan anak mungil dari perkawinanya dengan Rin. Tak diketahui jelas, bayi itu mirip Mul, apakah mirip Yono. Soalnya mau test DNA segala, malah bisa membuka aib dan ongkosnya juga mahal.

Celakanya, diam dan nrimonya suami istri Yono – Rin, dijadikan peluang Mul untuk terus memanjakan dirinya sebagai lelaki “primus”. Bila Yono lengah, diam-diam Mul intervensi dan minta pelayanan bak suami istri. Karena takut ancaman, meski tersika Rin pun melayani. Bagi Mul sih, “koalisi” ini setengah hati atau total, nggak masalah, yang penting bisa eksekusi. Lelaki ini sudah kadung macam ayam, tangkring sana tangkring sini tanpa beban.

Lama-lama Yono – Rin tak tahan juga jadi budak nafsu kakak iparnya. Tapi untuk melawan, tak ada keberanian. Yang dilakukan hanyalah, sekeluarga beberapa hari lalu nekad minum racun bersama. Yono masih bisa diselamatkan, tapi Rin dan anaknya yang baru umur 2 tahun meninggal. Berdasarkan dari surat wasiat yang ditinggalkan almarhumah, semuanya mulai terkuak.

Dalam wasiatnya itu Rin blak-blakan bahwa sering disetubuhi kakak iparnya, Mul secara paksa. Baik itu ketika mau jadi pengantin, maupun setelah menjadi istri Yono. Kini Rin dari alam barzah minta agar polisi segera mengusut Mul agar menerima hukuman yang setimpal. “Malah dia pernah memaksaku jadi WTS,” kata Rin dalam wasiat pilunya.

Gara-gara surat wasiat itu, kini Mul diperiksa di Polres Tulungagung. Memang belum menjadi tersangka, namun setidaknya segala tindakannya selama ini telah menjadi pemicu perbuatan bunuh diri suami istri tersebut. Yang membikin Mul terkejut luar binasa, ulahnya selama ini yang dianggapnya selalu rapi jali, jadi terbongkar ke mana-mana. Di samping tuntutan hukum, dia harus juga menghadapi tuntutan istri di rumah.

Sudah kebal palang pintu, belum Mas?


Sumber
Read More >>

Senin, 16 Mei 2011

Beredar Video Porno Karyawati Bank dan Pria Cepak








Pengguna BlackBerry dihebohkan oleh video porno yang mengambil nama satu diantara bank swasta di Depok. Video berdurasi delapan menit 19 detik ini menampilkan adegan syur layaknya hubungan suami istri.

Pada video tersebut, terlihat sprei yang digunakan bermotif kotak-kotak dan terdapat beberapa gambar bunga. Wanita yang berada dalam video tersebut terlihat memakai jam tangan di tangan kanannya dan mempunyai ciri-ciri fisik rambut ikal panjang, kulit putih, dan mata yang sedikit sayu.

Sementara pria yang berada dalam video tersebut tidak terlihat begitu jelas. Ciri-ciri fisik yang terlihat hanya rambut dikepalanya yang panjangnya sekitar satu sentimeter bisa dibilang cepak. Sementara wajahnya tidak begitu terlihat dalam video tersebut.

Selain beredar di pengguna BlackBerry, video ini juga dapat dengan mudah diunduh melalui satu diantara situs shareware yang cukup menjadi favorit para netter (sebutan pengguna internet) saat mencari berbagai macam tipe file seperti mp3, pdf, mp4, mpeg, sampai file 3gp yang menjadi format video syur tersebut.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak bank yang namanya dicatut dalam video tersebut mengenai kepastian apakah benar pemeran dalam video tersebut merupakan karyawan bank tersebut.




Sumber
Read More >>

Minggu, 15 Mei 2011

Bocah 6 Tahun Dicabuli Tetangga

Bocah 6 Tahun Dicabuli Tetangga


Entah apa yang ada dipikiran HA (30) Warga Sungai Kerjan, Kecamatan Pasar Muara Bungo, Lampung sehingga tega mencabuli bocah 6 tahun sebut saja Bunga yang tidak lain adalah tetangganya sendiri.

Dari informasi yang didapatkan Tribun, kejadian memalukan tersebut terjadi  di rumah Korban di Sungai Kerjan. Bunga dicabuli disaat lagi tertidur di kamarnya. 

Orangtua korban AL baru tahu kejadian tersebut, setelah mendapat kabar dari adiknya yang berinisial ED. Kepada orangtua korban ED menceritakan kalau anak korban telah dicabuli.

Mendapat informasi tersebut orangtua korban yang tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh itu, lalu melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Muara Bungo.

Kapolres Bungo AKBP Yasir Sik, melalui Humas polres Bungo Bripka Muslim Maroli membenarkan adanya laporan tersebut. 

Ia mengatakan saat ini pihaknya lagi mengejar pelaku yang saat ini telah melarikan diri setelah tahu perbuatannya diketahui oleh orangtua korban.

“Ya ada laporan pencabulan terhadap anak dibawah umur,” katanya,  Katanya, palaku pencabulan yang saat ini masih dalam pengejaran akan di ganjar
dengan pasal 82 UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindngan anak, subside pasal 20 ke ke 2e KUHPidana.



Sumber
Read More >>

Pukuli Istri Setelah Ketahuan Ngamar dengan Cewek Singapur








MT, Seorang pengusaha di Bengkong memukul istrinya saat tertangkap sedang berduaan dengan pacar gelapnya yang bernama Tan Ma Tju, warga Singapura, di bilangan perumahan puri loka blok E No 10 Batam Centre belum lama ini.

Akibatnya MT harus menjalankan pemeriksaan kepada penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Barelang atas kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilaporkan oleh istrinya sendiri berinisial AH.

Penganiayaan itu dilakukan pelaku terhadap korban di kediaman mereka di bilangan Bengkong Palapa. Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka retak di bagian tengkorak berdasarkan hasil Scan Rumah Sakit Awal Bross (RSAB).

"Saat kejadian korban sempat muntah darah dan langsung dilarikan pihak keluarga ke RS Awal Bross. Dan karena hasil scan, dokter yang menangani mengatakan korban mengalami retak pada bagian tengkorak kepala, maka keesokan harinya korban langsung dilarikan ke Rumah sakit Puteri Hospital Johor, Malaysia melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre," kata Hendy, anak laki-laki korban.

Begitu juga proses penangkapan, lanjut Dia, dilakukan oleh pihak keluarga dan Satreskrim di Perumahan Puri Loka blok E10 Batam Centre sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Bahkan saat ditangkap pelaku sedang berduan dengan selingkuhannya Tan Ma Tju, warga Singapura.

Sementara Kanit PPA Polresta Barelang, Iptu Yulianti Asril kepada Tribun membenarkan atas kejadian itu dan menyebutkan sejauh ini MT dan Tan Ma Tju sedang dalam pemeriksaan pihaknya.

"Pelaku sedang diperiksa untuk dimintai keterangan dan statusnya belum ditetapkan sebagai tersangka. Dan untuk keterangan lebih lengkap silakan hubungi Kasat," singkat Yulianti.

Pantaun Tribun di Mapolresta Barelang, siang tadi, pelaku terlihat santai memberikan keterangan kepada unit PPA waktu menjalani pemeriksaan. Bahkan pelaku sempat keluar dari ruang pemeriksaan dan menuju lobby Polresta Barelang ditemani kuasa hukumnya.







Sumber
Read More >>

Pencuri Gila.. Tinggalin Jejak Onani Dikamar Cewek








Warga Perumnas Sagulung Blok G yang dibuat geger dengan kelakuan seorang pencuri saat mendatangi tempat kos yang dihuni Lisa Sahayana (24). Selain mengembat uang ATM BRI sebanyak Rp 5 juta, pencuri nakal ini ternyata menyempatkan diri untuk menonton film blue (porno) yang ada di dalam kamar Lisa.

Ulah pencuri ini diketahui Lisa saat dirinya usai menonton acara hiburan di daerah Aviari. Lisa yang pulang tengah malam mendapati kaca nako kamarnya sudah dalam keadaan pecah Pelaku yang diduga satu orang ini berhasil membuka kaca dan masuk ke kamar Lisa.

"Jam 10 malam saya keluar cari makan malam di Aviari, kebetulan ada acara hiburan di sana, jadi saya nongkrong sampai jam 12 malam. Saya gak ada firasat kalau kos-kosan saya akan diincar pencuri," ujar Lisa di Polsek Sagulung,

Wanita berlogat Melayu ini mengaku setelah acara hiburan selesai, Lisa bergegas pulang ke tempat kos. Namun sampai di depan pintu kamar Lisa menemukan kayu broti sudah menghadang langkah kakinya untuk menuju kamar kos."Tapi pintu masih tertutup sementara kaca nako jendela sudah terbuka,"tuturnya.

Belum selesai memikirkan hal buruk tentang kejanggalan itu, mendadak pintu kamarnya didorong oleh sesosok pria yang diduga sudah lama berada di dalam kamarnya. Wajah yang menurut Lisa pernah ia kenal ini berusaha mendobrak dari dalam kamar hingga menyebabkan tubuh Lisa terpelanting di teras rumah.

"Wajahnya seperti saya kenal. Saya ingat dia pernah datang ke kamar kos sebelah tempat saya, tapi saya tidak kenal siapa namanya. Kenal wajah gitu aja bang. Dia dorong saya hingga jatuh, lalu dia lari dari dalam kamar saya," tutur Lisa sambil menunjukkan bekas luka di bagian lutut kakinya.

Lisa sebenarnya sudah berusaha berteriam meminta tolong penghuni kos lain, namun tidak ada satupun warga yang mendengar teriakan Lisa. Merasa tak bisa menangkap pencuri Lisa bergegas masuk ke dalam kamarnya."Saya masuk keadaan rumah sudah berantakan. Bukan saja pakain dalam saya yang diacak orang itu, tapi Televisi saya juga masih hidup dan sedang diputar film porno yang diputar di VCD saya,"ujar wanita yang memiliki rambut lurus.

Bukan hanya bertingkah aneh, pria ini juga berhasil membawa kabur buku tabungan, ATM BRI, KTP dan kunci motor Lisa yang saat kejadia diletakkan di dalam lemari."Begitu diambil saya sudah berusaha menghubungi Bank untuk memblokir ATM saya, tapi keburu keduluan pencuri ini. Saya cek di mesin ATM uang saya yang lima juta sudah tidak ada. Dia tau betul tanggal lahir saya, karena saya pakai nomer PIN dengan tanggal lahir saya sendiri," ujarnya.

Belum selesai kekesalannya dengan ulah pelaku yang diduga sudah mengincarnya, lagi-lagi wanita muda ini dikejutkan dengan beberapa bercak putih yang diduga sperma di pakain dalamnya yang berserahkan.

"Gila betul itu orang, sudah ambil barang saya, malah nonton film porno sambil onani lagi,"ujar Lisa yang mengakui kalau kaset porno itu koleksi pribadinya. Kini kasus yang dialami Lisa tengah ditangani polisi.







Sumber
Read More >>

Ternyata Denda Kumpul Kebo Hanya Rp 800 Ribu di Sagulung



sepasang kekasih kumpul kebo sebut saja Ar dan Ya digerebek warga tengah melakukan mesum disalah-satu kamar kos-kosan di Perumahan Griya Pertama RT03/RW10 Sagulung. Minggu (15/4) sekitar pukul 03.00 WIB.

Pasangan kumpul kebo tersebut dipermalukan dengan diarak oleh warga setempat mengelilingi kampung sebelum di serahkan ke perangkat RT/RW setempat.

Ketua RW 10 Perumahan Grya Pratama Sagulung, Bambang Yulianto, mengatakan pasangangan kumpul kebo ini digerbek warga lantaran keresahan warga yang mengetahui kalau Ya penghuni kos-kosan di perumahan tersebut sering membawa Ar pasangan selingkuhnya untuk bermalam serta menginap didalam kamar kos-kosannya. Tak tahan dengan ulah pasangan kumpul kebo ini, warga pun marah dan menggerebeknya tengah melakukan mesum.


"Warga sebelumnya sudah tegor pasangan kumpul kebo itu, tapi tidak diindahkannya. Jadi, warga pun marah lalu menggerebek mereka," ungkap Yulianto. Minggu (15/4).

Yulianto menuturkan setelah mengintrograsi pasangan kumpul kebo tersebut, ternyata salah-satu pasangan tersebut yaitu Ya sendiri mengaku kalau dia telah bersuami dan menikah dan suaminya itu berada dikampung halaman. Sedangkan Ar sendiri mengaku masih bujangan. Dan hal itu diakui oleh Ya saat warga memintah agar kedua pasangan kumpul kebo itu segara menikah karena telah mencemar nama baik perumahan tersebut.

"Karena mereka tidak mau, makanya atas kesepakatan bersama warga dan aturan perumahan ini, kedua pasangan ini akan dikenakan denda uang untuk pembangunan fasum sebesar Rp800 ribu,"ungkap Yulianto lagi.




Sumber
Read More >>

Kami Tidak ML Kok, Kami Hanya Berciuman








Dugaan perbuatan mesum terjadi di Lada 7, Way Halim, Kedaton, Kamis (12/5/2011) sekitar pukul 19.30 WIB. Warga Lada 7 mengamankan Ri (20) dan Fi (15), keduanya warga Jalan Gatot Subroto, Telukbetung saat berada di sebuah kontrakan.

Penggerebekan keduanya dilatarbelakangi kecurigaan istri Ri, (Bt) yang curiga suaminya berselingkuh. Karena mengetahui suaminya berada di kontrakan tersebut. Akhirnya, Ri bersama warga sekitar melakukan penggerebakan, dan didapati keduanya tengah berduan di dalam kamar.

Kapolsekta Kedaton Kompol Afandi Raharjo mengatakan, kedua pasangan tidak melakukan hubungan intim, keduanya hanya bercumbu saja. "Pengakuan keduanya mereka tidak berhubungan badan, tapi hanya berciuman," kata Afandi, Jumat (13/5).

Dijelaskannya, dari pengakuan Ri, sudah dari 2009 berpacaran dengan Fi. Namun, hubungan asmara keduanya kandas akibat Ri menikah dengan Bt. "Keduanya hanya kita mintai keterangan dan tidak ditahan," pungkasnya.(







Sumber
Read More >>

Sambil Tonton TV Kahar Gauli Gadis 16 Tahun

Sambil Tonton TV Kahar Gauli Gadis 16 Tahun


Pergaulan bebas remaja yang tak terkendali akibatnya membawa petaka. Inilah yang dialami MK alias Kahar (20), akibat perbuatan mesum dirinya didakwa melanggar Undang-undang Perlindungan Anak.

Pemuda tersebut diduga melanggar pasal pencabulan anak di bawah umur. Humas PN Manado, Novrry Oroh, menuturkan, Kahar diduga melanggar pasal 81 ayat 2 di dalam Undang-undang No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Dua hari lalu terdakwa sudah lewati sidang pembacaan dakwaan," ujarnya kepada Tribun Manado ketika ditemui di Pengadilan Negeri Manado, Jalan Sam Ratulangi, Jumat (13/5/2011).

Terpisah, Jaksa Penutut Umum Kejaksaan Negeri Manado, Indung Tri Martini SH, mengatakan, terdakwa diduga secara sengaja melakukan tipu muslihat serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan. 

"Korban masih di bawah umur. Bernama RN berumur 16 tahun," katanya.

Secara gamblang, Indung menjelaskan runutan awal kasus pencabulan. Ia menceritakan kejadian. Usai pulang dari sekolah, korban dipanggil oleh terdakwa ke tempat kost-an miliknya.

"Di dalam kost nonton televisi. Namun selain menonton mereka juga berbuat hubungan seksual seperti pasangan suami istri," ungkapnya.

Sebenarnya, tutur Indung, terdakwa telah berulangkali melakukan hubungan badan di beberapa tempat di Kota Manado dan yang terakhir pada Sabtu 12 Februari 2011 bertempat di Hotel Wina Kecamatan Pineleng. 

"Diketahui dari hasil pemeriksaan medis korban dinyatakan telah hamil positif," kata perempuan berkerudung ini.

Persidangan terdakwa Kahar diketuai oleh majelis hakim Novvry Oroh SH, didampingi hakim anggota Jhon Telew dan Parlindungan Sinaga. Sementara Panitera Pengganti posisinya ditempati Selvi Masengi.


Sumber
Read More >>