Piranha memang tak pernah berubah. Warga asli sungai Amazone, Amerika Selatan ini selalu ganas, seperti di habitat aslinya. Tak peduli mereka sedang dikurung dalam salah satu akuarium di Seaworld Indonesia, Ancol, Jakarta, seperti diilustrasikan di atas.
Dengan tampilan mirip ikan bawal (mereka memang satu kerabat), tampang piranha sebenarnya jauh dari sadis. Malah sisiknya seperti ber-glitter. Dua garis hitam di pangkal ekor membedakannya dengan bawal yang cuma punya satu garis. Warna sisiknya perak keabuan hingga kehitaman. Bagian tutup insang sampai bagian bawahnya ada semburat kemerahan. Piranha merah (pygocentrus nattereri) yang ada di Ancol, perutnya bersaput warna merah oranye.
Kalau sedang sendirian, ia tak ubahnya ikan hias manis laku. “Kalau dibawah 10 ekor, ia seperti ikan oscar, atau arwana. Meski karnivora, tapi enggak galak-galak banget,” ujar seorang pemelihara ikan hias. “Belangnya” baru kelihatan jika sedang santap bersama dengan kelompoknya, yang minimal berjumlah 100 ekor.
Para peneliti Jepang saat ini sibuk memonitor akitivitas ubur-ubur raksasa di perairan cina dan mereka memperingati akan adanya invasi makhluk ini ke perairan Jepang dalam waktu dekat yang berpotensi katastropik.
Kejadian yang sama juga pernah terjadi pada tahun 2005. Para peneliti kelautan Jepang menangkap sinyal mengkhawatirkan mengenai adanya peningkatan jumlah ubur-ubur Nomura - ubur-ubur raksasa yang dapat bertumbuh hingga berdiameter 2 meter dan berat 220 kg.
Para peneliti mengatakan bahwa arus air laut dapat membawa monster-monster itu memasuki perairan Jepang. Invasi besar-besaran ini dipastikan akan menghancurkan industri perikanan Jepang karena ubur-ubur itu melepaskan racun yang membunuh ikan tangkapan.
Berikut adalah foto ubur-ubur raksasa, yang apabila dibandingkan antara ubur-ubur dengan orang yang juga terekam didalam gambar tersebut tampak ubur-ubur 2 kali lebih besar dari orang tersebut.
Survei ini dilakukan oleh sebuah tim yang dipimpin oleh Shinichi Ue, seorang profesor biologi kelautan di Universitas Hiroshima yang juga mengepalai komite peneliti pemerintah yang bertugas untuk mengembangkan teknologi untuk memprediksi dan mengendalikan pertumbuhan ubur-ubur. Prof Ue telah meneliti populasi ubur-ubur di Laut Kuning dan Laut cina selatan sejak tahun 2006.
Ubur-ubur Nomura umumnya berkembang di perairan Cina pada musim semi dan mereka mereka bertumbuh dewasa ketika arus air laut membawa mereka ke utara secara perlahan-lahan. Pada Juli 2009, ketika kawanan pertama mencapai selat Tsushima (utara pulau Kyushu), kebanyakan ubur-ubur ini telah mencapai ukuran seorang pesumo. Dengan ukuran seperti ini, hanya butuh 5 hingga 10 kawanan ubur-ubur untuk menghancurkan industri perikanan.
Sebelumnya, pada tahun 2005, industri perikanan Jepang melaporkan 100.000 kasus kerusakan yang diakibatkan oleh ubur-ubur ini. Pada puncak invasi di tahun itu diperkirakan setiap hari sekitar 300 juta hingga 500 juta ekor ubur-ubur melewati selat Tsushima menuju laut Jepang.
Mungkin anda mengira, gambar diatas adalah sotosop, sebenarnya gambar diatas adalah asli, Bus tersebut di airbrush untuk mempromosikan sebuah kebun binatang, sehingga terlihat seperti nyata
Di Mataram, seorang nenek mengejutkan banyak orang. Sebut Siti Aminah 70 Tahun warga Turen Malang yang tinggal di Panti Jompo Tresna Werdha Mataram, sejak enam bulan terakhir mau memberikan ASI kepada si manis yang tidak lain adalah seekor kucing.
Tidak lazim, tapi itulah bentuk iba seorang nenek dengan memberikan asinya kepada seekor kucing. Meski pada awalnya hanya iseng, tapi itu terus dilakukannya selama enam bulan.
Nenek itu mengaku kasihan melihat kucing yang ditinggal induknya. "Saya kasihan, dan saat saya susui ternyata kucingnya mau dan berlanjut sampai sekarang," kata Siti saat ditemui wartawan di Mataram Kamis 14 Januari 2010.
Tidak hanya itu rasa kasihan Siti terhadap kucing juga dilatar belakangi oleh kisah sedih hidupnya.Terhitung sudah 20 tahun Siti Aminah ditinggal empat orang anaknya. Saat itu dia tinggal bersama suaminya dikawasan Kecamatan Sekotong Lombok Barat.
Selama itu Siti hidup serba kekurangan. Sepeninggal suaminya Siti terpaksa ikut dengan seorang dermawan asal Cakranegara Mataram. Orang itulah yang membawa Siti ke Panti Jompo Tresna Werdha di Jalan Majapahit Mataram.
Pola menyusui anak kucing itu pun dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Meski air susunya tidak keluar, namun kucing betina berbulu hitam putih itu tampak asik menyusu layaknya menyusu pada induknya. Siti juga terlihat asik memangku si "manis" sambil membelai kucing kesayangannya itu. Bahkan dia juga menyisihkan makanannya untuk anak kucing kesayangannya.
Tingkah aneh sang nenek karuan menarik perhatian petugas di Panti Jompo. Petugas juga pernah mengambil anak kucing kesayangan si Nenek dengan alasan menjaga kebersihan lingkungan Panti. Namun Siti memprotes keras upaya petugas dengan menangis hingga dia jatuh sakit. "Wong kasihan Kucing masih bayi malah dibuang, saya senang dengan kucing itu," ujar Siti.
Hingga kini ulah aneh sang nenek terus berlanjut. Bahkan kini dia memiliki empat ekor kucing peliharan. Keempat ekor kucing itu hidup bersama didalam kamar tempat tinggalnya. Petugas Panti Jompo masih berusaha membujuk Siti untuk menghentikan tingkah anehnya itu.Tapi sampai saat ini usaha petugas tidak berhasil.
Laba-laba memberikan kontribusi tak terhitung untuk ekosistem bumi. Mereka membersihkan populasi serangga berbahaya, memelihara tanaman dan hewan penting. Sutra mereka adalah suatu keajaiban alam, dan dapat dimanfaatkan untuk aplikasi militer dan industri untuk manusia.Berikut adalah 5 laba-laba paling mematikan yang dikenal manusia.
5. The Red Back
Laba-laba Redback (punggung merah) ditemukan di seluruh penjuru Australia. Redback betina biasanya berwarna hitam dengan jejak merah dan bergaris oranye di punggung. Laba-laba ini memiliki racun neurotoksik dan bila tergigit dapat menyebabkan melemahnya otot, mual, muntah dan berkeringat. Yang paling fatal adalah lumpuh dan menimbulkan kematian.
4. The Funnel-Web
Laba-laba funnel-web juga berasal dari Australia. Funnel-web jantan berwarna hitam atau coklat mengkilap. Laba-laba ini saat menyerang, berdiri dengan kaki belakang mereka, memperlihatkan taring mereka. Mereka juga memiliki racun neurotoksik dan gigtan mereka dapat menyebabkan air liur berkeringat, kejang, dan keluar air mata. Bahkan hanya dengan melihat mereka, kamu bisa mengeluarkan air mata.
3. The Brazilian Wandering
Laba-laba Brazilian Wandering ditemukan di hutan Amerika Selatan. Mereka gugup dan agresif. Gigitannya sangat menyakitkan karena ia melepaskan serotonin ke aliran darah korbannya. Serotonin bisa membuatmu mati seperti terkena overdosis narkoba.
2. The Brown Recluse
Laba-laba kecil ini mempunyai punggung berbentuk biola. Racun Brown Recluse Spider menyebabkan bentol. Gigitannya juga tidak sakit, namun jangan salah, bentolan tersebut kemudian akan membusuk dan terlepas dari bagian tubuh korbannya.
1. The black Widow
Laba-laba ini mungkin adalah yang paling mematikan. Laba-laba hitam mengkilap ini dapat ditemukan di Amerika Utara. Racun neurotoksik mereka menimbulkan rasa sakit saat menggigit, dengan dua tanda taring yang jelas sesudahnya. Gejala-gejala gigitannya termasuk rasa sakit perut dan punggung, kram otot perut, gagal pernapasan, tekanan darah tinggi, kegelisahan dan jika terlampau lama digigit, akan menyebabkan kematian.
di salah satu RS di Bandung Datang seorang bocah berusia sekitar 10 tahun ke UGD RS tsb dengan keluhan tidak bisa buang air besar alias BAB selama 4 hari.. Perut penderita udah kembung & terlihat besar...
Diagnosa sementara adalah Ileus Obstruktif ( Sumbatan di Usus Halus) Langsung aja kita persiapkan operasi karena emang satu2nya jalan adalah dengan pembedahan.
Setelah anastesi berjalan, dibukalah perut anak itu, ternyata......
(Langsung ke Pic aja yah, awas DP bagi sebagian orang yang gaq tahan)
Hasil Operasi : sekitar 3 KG Cacing jenis Ascaris lumbricoides
(estimasi sekitar 500-1000 cacing) :gila:
Setelah operasi selesai, keluarga pasien dipanggil.
Begitu tau tentang kondisi anaknya, respon sang ayah ternyata gaq disangka2 : “Oh itu mah udah biasa Dok, anak saya udah beberapa kali dikasih obat cacing, kalo berak gak tuh keluar t*i-nya, keluarnya cacing semua. Udah sering itu Dok”..
Dalam hati gw : Gila nih bapak, anak BAB cacing udah biasa…
Ini pelajaran yang penting banget
Di Indonesia ternyata kasus semacam ini masih aja terjadi..
Bukti bahwa kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan sangatlah rendah..
Setelah sakit baru mereka sadar kalo kesehatan itu sangatlah mahal.. Atas Permintaan Juragan2 Sekalian, gw tambahin penjelasan.. Penyakit Cacingan / Askariasis :
Penjelasan ttg Cacingan / Askariasis
Askariasis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh cacing gelang Ascaris lumbricoides. Askariasis adalah penyakit kedua terbesar yang disebabkan oleh makhluk parasit.
Hospes atau inang dari Askariasis adalah manusia. Di manusia, larva Ascaris akan berkembang menjadi dewasa dan menagdakan kopulasi serta akhirnya bertelur. Penyakit ini sifatnya kosmopolit, terdapat hampir di seluruh dunia. Prevalensi askariasis sekitar 70-80%.
Etiologi
Cacing jantan berukuran sekitar 10-30 cm, sedangkan betina sekitar 22-35 cm. Pada cacing jantan ditemukan spikula atau bagian seperti untaian rambut di ujung ekornya (posterior). Pada cacing betina, pada sepertiga depan terdapat bagian yang disebut cincin atau gelang kopulasi.
Cacing dewasa hidup pada usus manusia. Seekor cacing betina dapat bertelur hingga sekitar 200.000 telur per harinya. Telur yang telah dibuahi berukuran 60 x 45 mikron. Sedangkan telur yang tak dibuahi, bentuknya lebih besar sekitar 90 x 40 mikron. Telur yang telah dibuahi inilah yang dapat menginfeksi manusia.
Siklus
Pada tinja penderita askariasis yang membuang air tidak pada tempatnya dapat mengandung telur askariasis yang telah dubuahi. Telur ini akan matang dalam waktu 21 hari. bila terdapat orang lain yang memegang tanah yang telah tercemar telur Ascaris dan tidak mencuci tangannya, kemudian tanpa sengaja makan dan menelan telur Ascaris.
Telur akan masuk ke saluran pencernaan dan telur akan menjadi larva pada usus. Larva akan menembus usus dan masuk ke pembuluh darah. Ia akan beredar mengikuti sistem peredaran, yakni hati, jantung dan kemudian di paru-paru.
Pada paru-paru, cacing akan merusak alveolus, masuk ke bronkiolus, bronkus, trakea, kemudian di laring. Ia akan tertelan kembali masuk ke saluran cerna. Setibanya di usus, larva akan menjadi cacing dewasa.
Cacing akan menetap di usus dan kemudian berkopulasi dan bertelur. Telur ini pada akhirnya akan keluar kembali bersama tinja. Siklus pun akan terulang kembali bila penderita baru ini membuang tinjanya tidak pada tempatnya.
Diagnosis
Diagnosis askariasis dilakukan dengan menemukan telur pada tinja pasien atau ditemukan cacing dewasa pada anus, hidung, atau mulut.
Gejala Klinis
Gejala klinis akan ditunjukkan pada stadium larva maupun dewasa.
Pada stadium larva, Ascaris dapat menyebabkan gejala ringan di hati dan di paru-paru akan menyebabkan sindrom Loeffler. Sindrom Loeffler merupakan kumpulan tanda seperti demam, sesak nafas, eosinofilia, dan pada foto Roentgen thoraks terlihat infiltrat yang akan hilang selama 3 minggu.
Pada stadium dewasa, di usus cacing akan menyebabkan gejala khas saluran cerna seperti tidak nafsu makan, muntah-muntah, diare, konstipasi, dan mual. Bila cacing masuk ke saluran empedu makan dapat menyebabkan kolik atau ikterus. Bila cacing dewasa kemudian masuk menembus peritoneum badan atau abdomen maka dapat menyebabkan akut abdomen.
Pengobatan
Pengobatan askariasis dapat digunakan obat-obat sepreti pirantel pamoat, mebendazol, albendazol, piperasin.
Pencegahan
Di Indonesia, prevalensi askariasis tinggi, terutama pada anak-anak. Penyakit ini dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan yang baik. Pemakaian jamban keluarga dapat memutus rantai siklus hidup Ascaris lumbricoides ini.
Entah apa yang merasuki seorang pria paruh baya di Amerika Serikat (AS) ini. Mungkin karena punya kelainan orientasi seksual, pria bernama Mitchell Marsicano itu melakukan perbuatan yang menjijikan, yaitu memperkosa anjing tetangga.
Laman New York Daily News mengungkapkan bahwa aksi bejat itu berlangsung di suatu apartemen di Kota Long Beach, kabupaten Nassau, negara bagian New York.
Menurut kejaksaan Nassau, Marsicano dua kali menyusup ke apartemen yang dia sewakan dan melakukan kekerasan seksual kepada seekor anjing ras Shiba Inu bernama Snowball saat korban sedang sendiri. Anjing jantan berusia dua tahun itu memiliki berat 23 pon (10,43 kg).
Peristiwa pertama berlangsung pada 12 Oktober 2010. Namun, aksi Marsicano yang terakhir, Kamis 21 Oktober 2010 diketahui si pemilik anjing dan langsung melaporkannya ke polisi.
Pada sidang pengadilan Jumat pekan lalu, 22 Oktober 2010, Marsicano didakwa melakukan penerobosan atas tempat tinggal orang lain - meski flat itu merupakan miliknya yang sedang dikontrakkan - sekaligus melakukan penyerangan seksual.
Sambil menunggu vonis, pria berusia 55 tahun itu untuk sementara boleh keluar dari penjara setelah membayar jaminan US$10.000. Namun, dia bisa terancam hukuman penjara maksimal selama 16 tahun.
Rinciannya, bila terbukti bersalah menerobos tempat tinggal orang lain tanpa izin, Marsicano bisa dipenjara maksimal 15 tahun, plus tambahan selama satu tahun atas penyerangan seksual.
Pengacara Marsicano menolak berkomentar. Menurut laman Long Island Press, terdakwa kembali disidangkan pada 27 Oktober mendatang
Sementara itu, Snowball menunjukkan tanda-tanda trauma dan menderita luka pada kaki-kakinya saat diperiksa di rumah sakit hewan. Dia untuk sementara diinapkan di Penampungan Hewan Freeport.
Lalat, binatang sejenis serangga yang bisa terbang... Binatang ini dikenal sering menyebabkan penyakit muntaber dan tuberkolosa..
Baru-baru ini ilmuwan menemukan lalat yang berambut di seluruh tubuhnya dan gak bisa terbang.. unik sekali...
Ini gambar lalatnya yang tidak bisa terbang dan berambut :
Lalat ini ditemukan di celah bebatuan di wilayah Bukit Ukazi (Ukazi Hill), sepanjang jalan Thika Garissa, Kenya. Penemuan tahun ini dilakukan oleh Robert Copeland dari International Centre of Insect Physiology and Ecology dan Ashley Kirk-Spriggs dari South Africa's National.
Nama spesies lalat itu adalah Mormotomyia hirsuta, berarti lalat berambut yang mengerikan. Tubuh lalat ini ditutupi oleh rambut-rambut berwarna kuning. Sayapnya tampak seperti tali dan tak bisa berfungsi untuk terbang. Sementara, matanya memiliki warna merah.
Luar biasa, masih banyak lagi jenis binatang yang belum diketahui saat ini..
Tidak kalah menarik kebun binatang menjadi salah satu tempat tujuan Anda dan keluarga ketika berlibur ke sebuah negara. Jika iya, berikut ini ada beberapa kebun binatang yang sudah sangat terkenal di dunia. Mungkin salah satu diantaranya bisa membuat Anda tertarik untuk mengunjunginya.
1. Kebun binatang Bronx, New York
Kebun binatang ini dibuka pada 1899 dan merupakan kebun binatang metropolitan terbesar di Amerika Serikat dengan luas 265 hektare dan mempunyai lebih dari 4.000 hewan. Kebun binatang ini membuat kemasan habitat yang mengesankan dengan wilayah yang relatif kecil, termasuk replika seperti savana Afrika.
Di tangan Wildlife Conservation Society, Kebun Binatang Bronx juga penting untuk praktik-praktik yang ramah lingkungan dan komitmen terhadap penghijauan. Kebun binatang ini mempunyai harga tiket yang bervariasi mulai dari US$13 (sekitar Rp124 ribu) untuk anak-anak hingga US$27 (sekitar Rp260 ribu) untuk dewasa. Kebun binatang ini buka dari hari Senin-Jumat mulai pukul 10.00-17.00 waktu setempat.
2. Disney's Animal Kingdom (Orlando, Florida)
Lebih dari 1.700 hewan mewakili 250 spesies yang berbeda berada di dalam taman Walt Disney World ini. Dibagi menjadi tujuh area, termasuk Afrika, Asia, Dinoland, dan Amerika Serikat, tempat ini mempunyai fitur kerajaan binatang liar, baik yang nyata maupun yang sudah punah.
Anda juga bisa menggunakan rakit untuk menyusuri Sungai Chakranadi sambil melewati hutan masa lalu, geyser, dan air terjun. Bila ingin pergi ke sini Anda bisa membeli sebuah paket tiket seharga US$135,7 (sekitar Rp1,3 juta) yang meliputi empat tema taman di Walt Disney termasuk di dalamnya ialah Animal Kingdom.
3. National Zoological Gardens (Pretoria, Afrika Selatan)
Didirikan saat Perang Anglo-Boer dimulai pada 1899, kebun binatang nasional Afrika Selatan ini berawal dari peternakan. Namun saat ini ada 209 spesies mamalia, 202 jenis burung, 190 spesies ikan, 4 spesies invertebrata, 93 spesies reptil, dan spesies 7 amfibia telah menjadi penghuni tetap tempat ini.
Kebun binatang ini mempunyai luas 85 hektare, mencakup akuarium dan taman reptil. Di sini juga didirikan tiga lembaga konservasi untuk ratusan jenis mamalia, burung, amfibi, dan reptil. Hal paling menarik yang bisa Anda lakukan adalah petualangan berkemah semalam. Kebun binatang ini buka dari hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 08.30-17.30 waktu setempat. Dengan menyediakan uang minimal R50 (sekitar Rp62 ribu) Anda sudah bisa memilih untuk mengambil salah satu paket tur yang disediakan.
4. Tiergarten Schonbrunn (Vienna, Austria)
Kebun binatang tertua di dunia, umumnya dikenal sebagai Zoo Vienna yang didirikan pada tahun 1752. Bangunan bergaya baroque yang terawat dengan baik ini, asal-usulnya sebagai kebun binatang Franz Stephan dari Lorraine. Kaisar Kekaisaran Romawi Suci berkebangsaan Jerman yang menugaskan seorang arsitek untuk membangun kebun binatang ini di kediaman musim panasnya. Hingga kini terdapat bangunan paviliun segi delapan yang dibangun pada tahun 1759 sebagai fasilitas ruang sarapan dan tempat pemeran seni yang menjadi titik pusat arsitektur kebun binatang ini.
Kebun binatang Vienna membanggakan diri pada pengabdian lama untuk konservasi alam dan perlindungan spesies, salah satunya pada tahun 1904 dimana kebun binatang ini menjadi rumah kelahiran gajah pertama di penangkaran dan pada tahun 2007, panda pertama yang dibesarkan tanpa inseminasi buatan lahir di sini. Fitur khusus di Kebun binatang ini adalah Rainforest House, Desert House, Aquarium dan Terarium House, Meksiko House, dan Polarium.
Kebun binatang buka setiap hari mulai pukul 09.00-16.30 waktu setempat. Tiket yang dikenakan untuk dewasa 14 Euro (sekitar Rp170 ribu), anak-anak 6 Euro (sekitar Rp73 ribu), sedangkan anak-anak di bawah umur enam tahun gratis.
5. Zoologischer Garten Basel (Basel, Swiss)
Kebun binatang Basel dibuka pada tahun 1874 dan terkenal di dunia baik untuk pembibitan kuda nil kerdil dan badak bercula satu India. Kebun binatang tertua dan terbesar di Swiss ini juga memfasilitasi berbagai kelahiran cheetah, gorila, dan flamingo.
Kebun binatang yang memiliki luas 13 hektare ini memelihara lebih dari 5.000 spesimen dari hampir 600 spesies. Tiket yang dikenakan untuk orang dewasa adalah 18 Euro (sekitar Rp220 ribu) sedangkan anak-anak 7 Euro (sekitar Rp85 ribu). Anda bisa mengunjungi kebun bintang yang buka setiap hari ini mulai pukul 08.00-17.30 waktu setempat.
6. Zoologischer Garten Berlin (Berlin, Jerman)
Kebun binatang ini mendapat gelar 'spesies kebun binatang paling kaya di dunia' (dengan sekitar 1.500 spesies dan terus bertambah). Berlin Zoological dibuka pada tahun 1844. Kebun binatang tertua di Jerman dan yang paling populer di seluruh Eropa ini menarik sekitar tiga juta pengunjung dari seluruh dunia setiap tahunnya.
Kebun binatang Berlin menawarkan kombinasi khas arsitektur modern dan bersejarah, termasuk reproduksi aslinya Gajah Gate (sekitar 1899), dan salah satu akuarium keanekaragaman hayati di dunia. Di sini juga ada hewan yang paling dicintai berusia tiga tahun bernama Knut yang merupakan beruang kutub pertama yang lahir di kebun binatang dalam kurun waktu 30 tahun dan Bao Bao yang lahir pada tahun 1978 dan merupakan panda raksasa tertua di penangkaran.
Kebun binatang ini buka setiap hari biasanya dari pukul 09.00 sampai yang paling malam pukul 19.00 waktu setempat. Untuk orang dewasa dikenakan tiket 12 Euro ( sekitar Rp. 145 ribu). Ini hanya tiket masuk kebun binatang saja, kalau ingin melihat akuarium biayanya menjadi 18 Euro (sekitar Rp220 ribu). Anak-anak dikenakan biaya masuk 6 Euro (sekitar Rp73 ribu) untuk masuk kebun binatang saja, sedangkan bila ingin melihat akuarium harganya bertambah menjadi 9 Euro (sekitar Rp109 ribu)
Vienna Zoo (Tiergarten Schönbrunn) dibangun tahun 1752 oleh Adrian van Stekhoven atas perintah Kaisar Romawi Franz I. Sebanyak tiga belas kandang hewan dibuat disitu mengelilingi Paviliun Pusat. Di Paviliun Pusat ini dimaksudkan sebagai tempat sarapan dan istirahat Sang Kaisar, sehingga saat Kaisar sedang jenuh, ia bisa berkeliling area sekitar untuk melihat-lihat hewan.
Pada tahun 1779 barulah kebun binatang ini dibuka untuk umum. Dan Kaisar Joseph II pengganti Franz I tetap melanjutkan pemeliharaan hewan, dan ekspedisi ke Amerika dan Afrika untuk bisa menambah koleksi di Kebun Binatang tersebut
Bahkan Pada awal Perang Dunia I, kebun binatang ini sudah mencapai 712 spesies dan 3500 spesimen. Dan setelah pembubaran Kekaisaran Austria-Hongaria setelah perang, kebun binatang menjadi tanggung jawab Republik Austria. Karena dikelola negara, maka negara merenovasi dan memperluas area kebun binatang. Bahkan sekarang sudah terdapat banyak bangunan baru, termasuk Rainforest House, Desert House, Aquarium dan Terarium House, dan Polarium.
Baru-baru ini Vienna Zoo (Tiergarten Schönbrunn) dinyatakan sebagai kebun binatang Eropa terbaik oleh Zoological Society of London.
Berikut Sketsa Gambaran Vienna Zoo Pada sekitar Tahun 1800-an
Vienna Zoo (dalam bahasa setempat: Tiergarten Schönbrunn) adalah kebun binatang terletak di dalam area Istana Schönbrunn di Wina, Austria. Kebun Binatang ini didirikan oleh Kekaisaran setempat pada tahun 1752, dan menjadi kebun binatang tertua di dunia saat ini. Bahkan Vienna Zoo, sekarang menjadi Kebun Binatang Terbaik di Eropa saat ini
Area-Area Unggulan Di Dalam Vienna Zoo Berikut adalah 4 Area Unggulan di dalam Kebun Binatang Vienna yang banyak sekali dikunjungi Turis, dan sekaligus 4 Area inilah yang membuat Vienna Zoo didaulat sebagai Kebun Binatang Eropa Terbaik.
1. REGENWALDHAUS – Area Hutan Hujan Buatan
Area ini Dibuka pada tahun 2002. Rumah hutan hujan ini adalah Sebuah kandang kaca raksasa merembuat keadaan didalamnya seperti hutan lengkap dengan badai petir buatan. Jadi disini pengunjung bisa berkeliling didalam seperti layaknya ada di hutan tropis, dengan burung yang hidup bebas, kelelawar dan hewan lainnya.
2. Terarium House - Terowongan Akuarium
Terarium adalah Terowongan akuarium dimana kita dapat melihat aneka terumbu besar, penuh dengan anemon ikan berwarna cerah dan karang. Pengunjung akan disuguhi kekayaan spesies ikan dan keindahan terumbu karang yang beraneka ragam
3. Polarium - Area Kutub Dingin
Area polarium adalah area khusus yang dibuat untuk spesies yang butuh udara dingin (seperti penguin, beruang kutub, singa laut, dll). Di Polarium ini sering juga diadakan event-event dan hiburan sirkus hewan didalamnya. sehingga pengunjung terhibur oleh atraksi dari penguin dan beruang kutub.
4. Wüstenhaus - Area Padang Pasir Area ini didesain sedemikian rupa hingga mirip padang pasir. Sehingga Pengunjung yang masuk kedalamnya dapat disuguhi aneka botani khas padang pasir dan juga aneka hewan khas padang pasir (kebanyakan kadal dan unta)
4 Area Unggulan Inilah yang "mengantar" Vienna Zoo selain sebagai Kebun Binatang Tertua Di Dunia, namun juga sebagai Kebun Binatang Terbaik Eropa (didaulat oleh Zoological Society )
Video Kebun Binatang Tertua Didunia "Vienna Zoo" dari Youtube: